Tips Merawat Rambut Agar Tetap Sehat Dan Bernutrisi Di Musim Hujan

Musim hujan merupakan suatu musim yang banyak membawa dampak masalah kesehatan, dan salah satunya adalah rambut. Rambut akan lebih cenderung lembab sehingga membuat kesensitifan pada akar rambut meningkat. Dan alhasil dapat beresiko membuat kerusakan pada rambut. Oleh karena itu, dibutuhkan perawatan khusus di musim hujan agar kesehatan rambut tetap dapat terjaga dengan baik.

Perawatan tersebut diperlukan guna untuk mencegah terjadinya kerontokan mapun kerusakan struktur lapisan pada rambut. Sehingga dapat meningkatkan kesehatan dari ujung rambut sampai pada akarnya. Lantas bagaimana cara merawat rambut agar tetap sehat, kuat dan bernutrisi? Berikut tips merawat rambut secara intensif agar tetap sehat, yang sudah di rangkum oleh sehat.online.

Beberapa Tips Merawat Rambut Agar Tetap Sehat

  • Menjaga Rambut Agar Tetap Kering

Di musim yang lembab seperti saat ini, sangat penting untuk menjaga rambut dalam kondisi tetap kering. Jika rambut terasa lembab karena terken air hujan, maka segera bergegaslah untuk berkeramas dan mengeringkan rambut. Sebab kelembapan pada rambut dapat memicu terjadinya masalah kulit kepala hingga rambut rontok.

  • Memijat Kepala Dengan Menggunakan Minyak Rambut

Penyakit gatal-gatal di sekitar kulit rambut, memang umum terjadi selama musim hujan. Sebab kulit rambut yang terasa gatal disebabkan oleh iritasi dari kelembaban yang berlebih. Untuk menghilangkan kulit kepala yang terasa gatal, dapat dilakukan dengan cara memberikan pijatan dengan minyak penutrisi rambut.

  • Hindari Mengikat Rambut Saat Basah

Mingikat rambut dalam kondisi masih basah, memang dapat membuat rambut rentan akan rontok, ketombe hingga kerusakan pada struktur rambut. Sebab kelembaban pada rambut karena air hujan dapat memicu beberapa masalah yang terjadi, seperti halnya rambut kusam, rambut kering, bahkan rambut rontok sekalipun.

Itulah beberapa tips dari Sehat.Online untuk anda gunakan sebagai perawatan rambut agar tetap sehat di saat musim lembab. Tips tersebut dapat anda gunakan untuk menghindari berbegai gejala-gejala resiko terjadinya rambut rusak, rontok, dan kusam.

Kesehatan No comments Read More

ISPA Pada Orang Dewasa Yang Jarang Di Ketahui

ISPA yaitu infeksi yang menganggu proses pernafasan seseorang. Infeksi ini pada umumnya di sebabkan oleh virus yang akan menyerang hidung, trakea (pipa pernafasan) serta paru-paru. ISPA ini akan menyebabkan fungsi pernafasan menjadi terganggu, jika tidak segera di tangani infeksi ini akan menyebar ke seluruh sistem pernafasan dan akan menyebabkan tubuh tidak akan mendapatkan cukup oksigen, serta kondisi ini akan berakibat fatal, bahkan sampai berujung pada kematian.

Penyakit infeksi saluran pernafasan ini merupakan penyakit yang mudah sekali menular kepada orang lain, orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh dan orang lanjut usia akan lebih mudah terserang oleh penyakit infeksi saluran pernafasan ini. Pada anak-anak juga memiliki resiko yang sama, karena pada sistem kekebalan tubuh mereka belum terbentuk sepenuhnya. Seseorang bisa tertular oleh penyakit infeksi saluran pernafasan ini ketika dia pada saat menghirup udara yang mengandung virus atau bakteri. Virus serta bakteri ini dikeluarkan oleh penderita infeksi saluran pernafasan melalui bersin-bersin serta pada saat ketika batuk.

Selain itu cairan mengandung virus atau bakteri serta akan menempel pada permukaan benda  juga bisa akan menular kepada orang lain apabila pada saat mereka sedang menyentuhnya, ini juga di sebut sebagai penularan dengan secara tidak langsung. Sehingga untuk menghindari penyebaran virus serta bakteri sebaiknya Anda harus mencuci tangan dengan secara teratur, terutama setelah Anda melakukan aktivitas di tempat umum.

Adapun cara pencegahan dari infeksi saluran pernafasan pada orang dewasa adalah sebagai berikut :


  • Harus mencuci tangan dengan secara teratur terutama setelah beraktivitas di tempat yang umum
  • Anda harus memperbanyak mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin terutama yang mengandung vitamin C. Vitamin C ini sangat membantu sekali dalam meningkatkan dan menjaga sistem kekebalan tubuh Anda
  • Hindari asap rokok
  • Apabila ketika Anda bersin harus menutupnya dengan menggunakan tisu atau dengan tangan, hal ini dilakukan karena untuk mencegah dari penyebaran penyakit yang bisa saja akan menular kepada orang lain
  • Harus memakan makanan yang bergizi
  • Harus menggunakan masker
  • Jangan merokok

Penyakit infeksi saluran pernafasan pada orang dewasa ini tidak seperti penyakit ISPA yang mungkin dialami oleh anak-anak, karena mungkin lebih banyak faktor yang dapat menyebabkan karena kebiasaan dari orang dewasa yang kurang sehat karena yang akan menyebabkan mereka itu lebih sering terserang penyakit ISPA ketika pada saat orang itu gagal dalam bernafas, akibatnya akan menjadi fatal bagi nyawa seseorang.

Adapun beberapa dampak yang diakibatkan oleh penyakit infeksi saluran pernafasan pada orang dewasa adalah sebagai berikut :

  • Kesulitan bernafas
  • Demam tinggi yang akan mengigil
  • Tingkat oksigen yang ada dalam darah rendah
  • Kesadaran yang menurun
  • Akan mengakibatkan pingsan
  • Hidung akan tersumbat atau akan berair
  • Paru-paru akan terasa terhambat
  • Akan mengkaibatkan batuk-batuk
  • Dan tenggorokan akan terasa sakit
  • Kerap merasa kelelahan
  • Tubuh kita akan merasa sakit
  • Akan merasakan kelelahan
Kesehatan No comments Read More

Cara Mendiagnosis ISPA Pada Orang Dewasa

Infeksi Saluran Pernapasan Atas atau ISPA menjadi salah satu jenis infeksi yang kerap terjadi. Gangguan pernapasan ini menyerang saluran napas bagian atas, yang dimulai pada sinus dan berakhir pada bagian pita suara. Infeksi ini berbahaya bagi anak, lansia, dan mereka yang memiliki sistem imunitas tubuh yang rendah.

Gejala umum yang terjadi adalah batuk, terasa tidak nyaman pada saluran hidung, demam ringan yang sering menyerang anak, lendir berlebih, hidung tersumbat, terasa tekanan menyakitkan pada wajah bagian belakang, sakit tenggorokan, pilek, dan sering bersin. Pada beberapa kasus, terlihat gejala lain, seperti mata gatal, hilangnya kemampuan indera penciuman, pegal, sakit kepala, dan bau mulut.

Virus dan bakteri penyebab terjadinya ISPA hampir tidak mungkin dihindari, karena penularannya yang terjadi pada berbagai kondisi. Namun, ada sejumlah hal yang membuat seseorang lebih berisiko mengalaminya, seperti:

  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah lebih rentan terinfeksi virus.
  • Anak-anak yang melakukan kontak langsung dengan pengidap lainnya, seperti saat bermain bersama.
  • Tidak mencuci tangan selepas beraktivitas di luar rumah dan setelah menggunakan toilet.
  • Seseorang yang memiliki riwayat kelainan jantung atau masalah paru-paru lainnya. Perokok juga berisiko terinfeksi dan cukup sulit untuk dipulihkan.

Cara Mendiagnosis ISPA Pada Orang Dewasa

ketika memeriksa pernapasan, dokter berfokus pada pemeriksaan cairan dan peradangan pada paru-paru dengan mendengarkan adanya suara abnormal ketika kamu bernapas.

Pemeriksaan dilakukan pada hidung dan telinga serta tenggorokan. Jika terindikasi adanya infeksi, pemeriksaan lanjutan akan dilakukan, yang melibatkan sinar-x dan CT Scan untuk memeriksa paru-paru.

Tes fungsi paru juga bermanfaat untuk metode diagnosis ISPA. Pulse oximetry atau pulse ox dapat memeriksa seberapa banyak oksigen yang masuk ke paru. Jika diperlukan, dokter melakukan pengambilan sampel dahak untuk memeriksa jenis virus atau bakteri yang menjadi penyebab penyakit.

Komplikasi ISPA bersifat serius dan dapat menyebabkan kerusakan permanen, bahkan hingga kematian. Komplikasi ini termasuk:

  • Napas berhenti, terjadi ketika paru-paru berhenti berfungsi.
  • Gagal napas, kenaikan gas karbon dioksida dalam darah yang disebabkan oleh paru-paru tidak berfungsi dengan benar.
  • Gagal jantung kongestif.

Pencegahan dan tindakan perlindungan terbaik yang bisa dilakukan agar terhindar dari penyakit ISPA adalah sering mencuci tangan dengan sabun, karena dapat mengurangi paparan sekresi yang menularkan infeksi. Hindari kontak langsung dengan pengidap, pastikan rumah dan lingkungan selalu dalam keadaan bersih, terlebih pada benda-benda yang sering disentuh.

Jika kamu beraktivitas di lingkungan yang berisiko menularkan gangguan napas ini, gunakan selalu masker untuk melindungi kamu dari bahaya paparan. Namun, jika ternyata kamu terinfeksi, istirahatlah di rumah dan hindari aktivitas di luar ruangan. Minum obat seperti yang dianjurkan dokter.

Kesehatan No comments Read More

Ciri-Ciri Penyakit ISPA

Penyakit ISPA ini bisa menyebabkan penderita tidak bisa bernafasa dnegan secara baik, karena infeksi ini akan menyerang pada bagian pernafasan atas mulai dari hidung, tenggorokan dan paru-paru. Hal yang paling bebahaya yaitu ketika infeksi tidak mendapatkan perawatan yang tepat sehingga akan menyebabkan perluasan infeksi hingga kesemua saluran pernafasan. Karena infeksi ini bisa menular dengan secara mudah terutama untuk anak-anak dan orang yang memiliki masalah pada sistem kekebalan tubuh yang lemah, sehingga penyakit ISPA ini bisa menyerang pada anak-anak, dewasa maupun orang yang sudah lanjut usia. 

Karena penyakit ISPA ini disebabkan oleh virus dan bakteri yang akan disebabkan melalui saluran pernafasan yang kemudian dihirup dan akan masuk kedalam tubuh, dan akan menyebabkan respon pertahanan bergerak yang kemuidan masuk dan menempel pada saluran pernafasan yang akan menyebabkan reaksi imun menurun sehingga dapat menginfeksi saluran pernafasan yang mangakibatkan sekresi mucus akan meningkat, sehingga akan mengakibatkan saluran nafas tersumbat serta menyebabkan sesak nafas.

Berikut ini ada beberapa ciri-ciri penyakit ISPA pada orang dewasa yang harus Anda ketahui yaitu : 

  • Hidung Tersumbat 

Karena hidung Anda mengalami tersumbat itu bisa jadi karena adanya virus yang menghambat kinerja beberapa organ hidung, hal ini harus segera ditangani bisa jadi Anda mengalami sisusitis. 

  • Gangguan Pernafasan 

Apabila infeksi telah menyebabkan rasa tidak nyaman untuk bagian hidung dan tenggorokan, maka penderita ISPA juga bisa merasa tidak nyaman untuk bernafas. Sehingga kondisi ini akan menjadi lebih buruk jika infeksi telah masuk kedalam paru-paru, sehingga rasa sesak yang mengganggu itu bukan disebabkan asma ternyata itu indikasi terkena penyakit ISPA. 

  • Batuk 

Batuk merupakan reaksi tubuh ketika paru-paru memiliki zat asing yang tidak bisa diterima, karena bisa menjadi reaksi yang cukup baik dan tubuh akan memberikan perlawanan terhadap infeksi. Namun ketika penderita ISPA sering mengalami batuk maka akan membuat tubuh tidak nyaman, batuk juga tidak hanya menjadi petanda bahwa infeksi telah menyebar ke paru-paru saja. Penderita juga bisa mengalami batuk kering ataupun batuk berdahak, karena batuk berdahak akan membantu mengeluarkan lendir atau cairan yang ada pada paru-paru. 

  • Tenggorokan Sakit

Tenggorokan juga dapat terserang penyakit ISPA dengan ciri-ciri sakit yang berlebihan pada tenggorokan, pada saat Anda mengkonsumsi sesuatu tenggorokan Anda akan bertambah sakit. 

Kesehatan No comments Read More

Mengenal Dan Mendalami Bahaya Penyakit Ispa Dewasa Ini

Image result for ispa

Infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA adalah alasan paling umum untuk resep antibiotik pada orang dewasa. Antibiotik sering diresepkan secara tidak tepat untuk pasien dengan ISPA. Artikel ini menyajikan praktik terbaik untuk penggunaan antibiotik pada orang dewasa yang sehat (mereka yang tidak memiliki penyakit paru-paru kronis atau kondisi immunocompromising) dengan ISPA.

Infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA, yang meliputi bronkitis akut tanpa komplikasi, faringitis, rinosinusitis, dan flu biasa, adalah alasan paling umum untuk kunjungan kantor dokter rawat jalan akut dan resep antibiotik pada orang dewasa. Antibiotik diresepkan di lebih dari 100 juta kunjungan perawatan rawat jalan dewasa setiap tahun, dan 41% dari resep ini adalah untuk kondisi pernapasan . Penggunaan antibiotik yang tidak tepat untuk ARTI merupakan kontributor penting untuk resistensi antibiotik, ancaman kesehatan masyarakat yang mendesak. Di Amerika Serikat, setidaknya 2 juta penyakit yang kebal antibiotik dan 23.000 kematian terjadi setiap tahun, dengan biaya bagi ekonomi AS setidaknya $ 30 miliar. Peningkatan penggunaan antibiotik oleh masyarakat sangat berkorelasi dengan munculnya infeksi yang kebal antibiotik. Di tempat-tempat dengan resep antibiotik spektrum luas yang lebih luas, khususnya sefalosporin dan makrolida spektrum luas, tingkat penyakit pneumokokus yang resisten multi-obat lebih tinggi.

Antibiotik juga bertanggung jawab untuk jumlah terbesar dari efek samping terkait obat, terlibat dalam 1 dari setiap 5 kunjungan ke departemen darurat untuk reaksi obat yang merugikan (4). Kejadian yang merugikan berkisar pada tingkat keparahan mulai dari yang ringan (misalnya, diare dan ruam) hingga yang mengancam jiwa (misalnya, sindrom Stevens-Johnson, anafilaksis, atau kematian jantung mendadak). Meskipun data tentang efek samping setelah penggunaan antibiotik yang tidak tepat tidak tersedia, diperkirakan 5% hingga 25% dari pasien yang menggunakan antibiotik memiliki efek samping, dan sekitar 1 dari 1000 memiliki efek samping yang serius. Diare Clostridium difficile, yang dapat mengancam jiwa dan biasanya merupakan hasil dari pengobatan antibiotik, menyebabkan hampir 500.000 infeksi dan 29.300 kematian di Amerika Serikat setiap tahun, yang menyebabkan sekitar $ 1 miliar dalam biaya medis tambahan.

Pada tahun 2009, biaya resep antibiotik langsung mencapai $ 10,7 miliar; 62% dari biaya ini ($ 6,5 miliar) dikaitkan dengan resep antibiotik dalam pengaturan masyarakat, diikuti oleh $ 3,6 miliar di rumah sakit dan $ 527 juta di panti jompo dan fasilitas perawatan jangka panjang. Diperkirakan 50% dari resep antibiotik mungkin tidak perlu atau tidak sesuai dalam pengaturan rawat jalan Data tidak dipublikasikan. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit), yang setara dengan lebih dari $ 3 miliar dalam biaya berlebih. Selama dekade terakhir, resep antibiotik telah menurun sebesar 18% di antara orang berusia 5 tahun atau lebih di Amerika Serikat; namun, resep untuk antibiotik spektrum luas (fluoroquinolon dan makrolida) telah meningkat setidaknya 4 kali lipat. Mengurangi resep antibiotik yang tidak sesuai dalam pengaturan rawat jalan adalah prioritas kesehatan masyarakat.

Artikel oleh American College of Physicians (ACP) dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit ini menyajikan bukti yang tersedia tentang resep antibiotik yang sesuai untuk pasien dewasa dengan ISPA. Nasihat perawatan bernilai tinggi dimaksudkan untuk memperkuat daripada mengganti pesan dari pedoman klinis baru-baru ini tentang resep antibiotik yang sesuai (9-19) dan berfungsi sebagai pembaruan dari Prinsip-Prinsip Penggunaan Antibiotik yang Sesuai Tahun 2001 untuk Pengobatan Infeksi Saluran Pernafasan Akut pada Orang Dewasa dan pelengkap prinsip pediatrik yang diterbitkan pada 2013 . Target audiens untuk artikel ini adalah semua dokter yang memberikan perawatan kepada orang dewasa yang mencari perawatan rawat jalan untuk ARTI.

sumber :

https://annals.org

sumber gambar

https://www.alodokter.com

Kesehatan No comments Read More